Tampilkan postingan dengan label dengki. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label dengki. Tampilkan semua postingan

Senin, Oktober 01, 2012

MENJERNIHKAN BERBAGAI MASALAH KEIMANAN


MENJERNIHKAN BERBAGAI MASALAH KEIMANAN

Salam Pembuka

Segala puji kami panjatkan ke hadirat Allah SWT. Dengan sepenuh hati, kami pasrah kepada keagunganNya, berharap nikmat, taufiq, pertolongan serta ketaatan kepadaNya Yang Maha Kaya. Kami sama sekali tidak ingin meremehkan atau bahkan durhaka kepadaNya. Ini sepenuhnya untuk berharap agar nikmatNya yang amat lezat itu selalu mengalir dan tak pernah kering.
Shalawat dan salam semoga tersanjung ke haribaan baginda yang mulia Nabi Muhammad saw sebagai hamba, rasul, sekaligus makhluk terbaik Allah. Semoga doa ini dapat menjadi penguat tersendiri bagi kenabiannya, dapat pula mendatangkan syafa’atnya. Doa ini juga sekaligus sebagai bukti atas kebenaran risalahnya. Atas doa ini, kami berharap dapat membawa niat jujur dan kesuciannya. Selanjutnya doa ini juga semoga tercurah kepada keluarga, sahabat, dan pengikut-pengikutnya. Amin.
Saudaraku sayang, ketahuilah sesungguhnya kami telah melihat bahwa kalian berada di puncak rasa dendam dan kterpecahan pikiran begitu kalian mendengar bagaimana orang-orang, atas nama kedengkian mereka, mencaci dan mencerca sebagian karya-karya kami tentang rahasia peribadatan dalam agama. Mereka berbuat demikian tidak lain karena mereka menyangka bahwa karya-karya itu sesungguhnya mengusung wacana yang menentang pendirian ulama-ulama leluhur (salaf), juga para teolog muslim. Sedikit berada di luar garis paham Asy’ari, menurut mereka, sama artinya dengan kafir. Berbeda paham dengan Asy’ari meski tentang hal yang tidak berarti, sama artinya dengan berada dalam sesat dan kerugian bukan kepalang. Karena itu, saudaraku sayang, jangan hiraukan cemoohan mereka itu. Jauhi mereka dengan cara yang santun dan penuh kedamaian. Bersikaplah rendah hati kepada orang-orang yang tidak pernah iri dan enggan menuduh siapa saja. Kucilkan saja mereka yang tidak mau tahu, hanya karena kekufuran dan kesesatan mereka.