(Diskusi Facebook; dari HAMKA,
Penerapan Syariat Islam, Sinkretisme, Penjajahan, hingga Majapahit)
Pengantar
Diskusi ini terjadi di status facebook saya (Mugi Paring
Kertapati). Pernyataan Buya HAMKA yang saya jadikan status itu rupanya menarik
perhatian beberapa orang, termasuk seseorang yang menamakan dirinya Anwar
Nashir. Seperti terlihat dalam komentar-komentarnya, baginya, Islam adalah Arab,
sehingga kalau ada orang yang mengkampanyekan penerapan syariat Islam secara
murni dan konsekuen, dia akan menganjurkan yang bersangkutan untuk bertani
kurma dan beternak unta. Padahal tidak ada satu pun dalil yang mewajibkan
keduanya. Berbeda halnya dengan wajibnya penerapan syariat Islam, keharaman
sinkretisme, dan lain-lain; semua ada dalilnya.
Bagaimana pun, dalam diskusi ini saya mendapat pengetahuan
baru yang disuntikkan oleh ustadz Arif Wibowo tentang bahwa sebenarnya Borobudur adalah simbol penajajahan atas penduduk tanah Jawa. (di bagian 2). Sedangkan untuk Prambanan, memerlukan penjelasan di lain kesempatan.
Selamat menikmati