Sabtu, April 20, 2013

Setoran

Setoran

Alhamdulillah, akhirnya bisa setoran lagi, setelah berbulan-bulan. Rasa malu untuk datang tentu saja ada. Tetapi tetap harus dipaksakan. Kesempatan kesekian dalam berlatih menghadapi rasa malu. Dan setelah hari ini, semoga setidak-tidaknya setiap Sabtu bisa rutin setoran, sehingga tidak perlu merasa berat lagi melangkahkan kaki karena sudah lama tidak terlihat. Dan Alhamdulillah, al-Ma’ârij untuk hari ini bisa tersegarkan kembali.

Tadi Ustadz Ulin membawa anaknya yang paling kecil. Putri. Putih. Lucu. Menggemaskan. Saya mau deh punya anak seperti itu. J Yang lebih gede agak hitam, tapi lucu. Melihatnya saja sempat membuat tertawa tadi. :D

Sekarang saya coba cari kosa kata (mufradât) yang belum atau kurang dimengerti dari surat ke-70 berdasarkan urutan mushaf atau ke-4 berdasarkan urutan juz 29 ini.

حَمِيمٌ

الْعِهْن

الْمُهْل

تَعْرُجُ
sahabat karib

bulu

ter, minyak encer

naik, mendaki







لَظَى

تُؤْوِي

فَصِيلَة

يَفْتَدِي
nyala api

melindungi

keluarga, kerabat

menebus







أَوْعَى

أَدْبَرَ

الشَّوَى

نَزَّاعَةً
mengambil semua

meninggalkan

kulit kepala

mengupas, mencabut







مُشْفِق

مَنُوعًا

جَزُوعًا

هَلُوعًا
orang yang takut

banyak mencegah

banyak mengeluh

kikir, rakus harta







يَخُوضُ

عِزِينَ

مُهْطِع

مَلُوم
mencebur, masuk, terjun ke dalam

berkelompok-kelompok

yang bergegas menghadap dengan takut

tercela







يُوفِضُ

نُصُب

نُصُب

أَجْدَاث
bergegas

berhala

sesuatu yang ditegakkan

kuburan-kuburan

Miliran, 20 April 2013 M/20 Jumâdâ ats-Tsâniyah 1434 H

Tidak ada komentar:

Posting Komentar